12 Oktober 2010

jogjabulary: [N : Nggenjot]

Nggenjot punya teman namanya ngonthel yang masih tetangga dengan ngawil atau ngosek. Anak 'jaman sekarang' lebih kenal nggowes. Nyengklak juga berkerabat dengan nyadhel. Ini semua kosakata bersepeda di Jogja. Gorys Keraf, pakar bahasa, menyebut fenomena kebahasaan semacam itu sebagai nasalisasi, perubahan bentuk fonem. Bahasa Jawa getol mengadaptasi pemikiran ini ke dalam ragam kosakatanya. Hasilnya segala lema dinasalisasi. Dari nyabut (kata dasar cabut) sampai nyetting (kata dasar setting). Dari nggenjot (kata dasar genjot) hingga nggrafis (kata dasar grafis). Format dan flashdisc juga ikut diserap dan dinasalkan menjadi mormat dan mlashdisc.
Tak heran Bahasa Jawa benar-benar kaya ragam. Segala lema asing diharmoniskan via nasalisasi. Jadi tak perlu bingung mencari kata kerja dari sebuah tindakan dalam bahasa Jawa. Cukup dinasalkan dan jadilah kosakata baru. Jangan heran kalau orang Jogja punya hobi baru: nglesot sambil nglaptop.

gambar: www.dagadu.co.id

3 komentar:

  1. sekarang orang-orang sedang gemar mesbuk

    BalasHapus
  2. bar madang, trus nyabut. ngudud dhisik, bali nggowes. Tekan ngomah langsung ngaskus, ngeblog, lan ngadmin. MANGSTAB, gan!

    BalasHapus
  3. ngampus, mesbuk dan ngaskus. cendol gan!

    BalasHapus