18 Januari 2013

sekaten, dari mata turun ke interpretasi

Dari SEKATI, gamelan pusaka yang dialunkan selama tujuh hari menjelang puncak prosesi. Dari SESEK ATI, nuansa hati nan sesak yang diisyaratkan ritme gamelan ini. Dari SE-KATI, benjolan bundar di tengah gong itu yang konon berbobot satu kati. Dari SUKA ATI, hati yang bersuka mengenang kelahiran Nabi. Dari SA KAPTI, saeka kapti, seia sekata bersatu hat di perayaan ini. Dari SAYAHADATAIN, kalimat syahadat yang harus diucap khalayak saat memasuki masjid setelah terlebih dulu membasuh muka hingga kaki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar